test

Gufron Mabruri

Gufron Mabruri, dilahirkan di Majalengka, Jawa Barat, tahun 1980. Menamatkan S-1 di Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Al-Aqidah Jakarta (1999-2004). Pernah menempuh Magister in Human Rights and Democracy Studies in Southeast Asia, Universitas Gadjah Mada (2008), Yogyakarta. Saat ini sedang menyelesaikan S-2 Hubungan Internasional, Universitas Katholik Parahyangan, Bandung (2022). Pengalaman kerja di antaranya reporter magang di KBR 68H (2002), peneliti (2004-2010) dan koordinator program/peneliti (2011-2015) Perkumpulan Imparsial (the Indonesian Human Rights Monitor). Selama menjadi peneliti di organisasi nonpemerintah yang bergerak di bidang pengawasan dan penyelidikan pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia itu, berkontribusi sebagai salah seorang penulis dalam berbagai publikasi buku yang diterbitkan Imparsial, di antaranya Politik Militer dalam Penguasaan Tanah: Belajar dari Kasus Pasuruan (2007); Sekuritisasi Papua: Implikasi Pendekatan Keamanan terhadap Kondisi HAM di Papua (2011); Evaluasi Peran Polri di Papua (2015); Peran Internal Militer: Problem Tugas Perbantuan TNI (2020); Involusi Reformasi Sektor Keamanan Indonesia (2019); Problematika Penerapan Grasi terhadap Terpidana Mati di Indonesia (2020); dan Praktik Penyiksaan dalam Pemolisian (2021). Selain itu, juga aktif mengisi berbagai seminar, diskusi dan pelatihan terkait isu HAM dan reformasi sektor keamanan di Indonesia. Saat ini menjabat Direktur Eksekutif Imparsial (periode 2021-2025).